Jakarta - Bandung , Bandung - Jakarta

Jakarta - Bandung , Bandung - Jakarta


Sekedar catatan aja,Risalah Perjalanan karena sebenarnya perjalanan Jakarta-Bandung dengan motor
bukanlah sesuatu yang menarik lagi,tapi pengalaman gue bertemu teman lama di sana
di tambah perjalanan dengan santuy dan menikmatinya
yang di sebabkan setelah selesai melaksanakan tugas,adalah sebuah kesenangan tersendiri.

Sejak hari Rabu tanggal 4 Sep 2019 gue dapat jadwal untuk meeting dan survey bersama team di kantor pusat
di salah satu perusahaan moda transportasi ternama,yang bermarkas di Bandung
Oh iya kantor gue berpusat di Ibu Kota Jawa Barat itu,sementara kantor-kantor yang di BSD
dan yang akan pindah ke Jakarta di 2020 nanti adalah kantor-kantor cabangnya
bersama calon client di setujui di hari Senin 10 Sep 2019
di karenakan pada sebelumnya gue selalu kebentur jam kereta dan kemacetan yang menggiriskan di tol bekasi hingga karawang
akhirnya gue pilih gue naik motor.

Motoran Jakarta Bandung bukanlah sesuatu yang wah,tapi bagi gue pagi itu cukup menyenangkan
karena gue akan nginep di sana,dan gue yakin gue nggak akan betah di mess sendirian malamnya
gue pilih jalur via jonggol,yang sebenarnya jalur melalui kota wisata cibubur
di sekitar sana jalanan bergelombang,rusak,banyak pemotor yang tampak terburu-buru mengejar jam kerja pabrik
dan tak ketinggalan truck yang horror cara nyetirnya.

Terus perjalanan menuju mengikuti google maps,jalanan mulai sepi,mulai ketemu jalanan yang sebagian perbaikan
sebagian juga jalan cor yang mulai di perhalus,pemandangan masih biasa
tak lama mulai menanjak,sepertinya daerah gunung batu,terus gas,lama-lama ada jalan mengarah cianjur
wow,berarti kalau dari jalur puncak ini setelahnya puncak

Jalanan udah mulai sepi,meskipun sesekali bus masih ada
gue perhatiin sepertinya dari gunung batu sampai daerah ini,nggak ada penerangan jalan umum
sehingga gue udah coret duluan jalur ini ketika nanti kembali ke Tangerang,cari rute lain
sampai di area yang gue baca sekitar padalarang,wah jalanan berdebu,jalanan rusak
mulai harus nyalip dan berpapasan dengan bus ataupun truck dan jalan menanjak

Tak terasa sudah sampai Bandung kota di jam 11:34 gue ikutin maps,kurang lebih 1 jam lagi
gue akan sampai di kantor pusat,hehehe
dan benar jam 12:35 gue sampai,oh iya hari itu gue masih lanjut puasa tasua nya,Alhamdullilah ya
rasa haus melanda,setelah sholat dzuhur dan ngobrol-ngobrol sama pak irwan
pas di jam 14:00 sesuai janji dengan pak deny,calon client gue
akhirnya kita gas ke kantor pusat Bus terkenal itu.

Obrolan santai,dan setelah di tarik kesimpulan
akhirnya kami survey,project ini adalah pemasangan Smart CCTV
yang integrated dengan GPS yang sudah mereka miliki
gunanya CCTV ini harus bisa menghitung jumlah penumpang,bersamaan deteksi
dimana GPS ini berhenti menaikkan/menurunkan penumpang
yang sementara ini,apabila di setujui client,pemasangan terkhusus untuk armada
dengan trayek Bandung - Airport Soekarno Hatta.

Setelah semua selesai,kami diskusi,sambil nunggu buka puasa
bersama pak Irwan dan kang Seno,kami bercengkerama sambil bertukar pikiran/pengalaman
malam tiba,akhirnya kami berpisah dan gue pada rencana gue untuk bertemu kawan.

Kami makan malam bersama,yang kemudian move cari tempat kongkow sambil minum kopi
salah satu kawan yang cukup gue rindukan,kenal dari pendakian,her name is Ivvy
sambil ngopi,kami ngobrol,cerita-cerita dan merencanakan pendakian 2020 nanti.



Setelah itu seperti biasa gue anter dia pulang,dan gue pulang kembali ke mess kantor
wow,sesampai di mess suasanya bener-bener beda,seperti ada beberapa pasang mata yang ngeliatin gue
sebelah mess ada pemancingan,dan kebetulan ada yang mancing malem itu,sambil denger suara gemericik air

Pagi tiba,gue bersiap untuk cari sarapan dan kopi,setelah itu kantor di buka sama gue pertama kalinya hari itu
seperti biasa,di kantor berjalan sebagaimana mestinya,sampai tepat sore hari gue berencana pulang
yang sebelumnya mampir ke kantor salah satu sister company kami yang juga perusahaan IT.



Fokusnya ke Software House dan Data Science,FYI kalau kantor gue fokusnya lebih ke ICT
sementara gue lebih fokusin perusahaan ini ke project-project Infrastruktur Network dan ME Kontraktor
tapi lebih ke IT Devices,seperti pabx,cctv,alarm,access control,smart building,building automation system.

Setelah ngobrol-ngobrol gue pamit pulang ke Tangerang
dan si komeng sempat bermasalah di mana gue harus di stut untuk ke bengkel
karena tali kopling putus,karena macet dan harus nyebrang jalanan 1 arah
sementara orang yang stut tadi adalah OB kantor sister company yang masih jam kerja
di tambah dia gak pake helm,gue belum sempat pamitan dan berterima kasih,hiks hiks
next gue akan ke sana dan traktir ngopi.

Komeng beres,gue langsung arahkan google maps ke Jakarta via Lembang
dimana gue sempet ragu,karena jalanan nanjak,seperti ke Batu di Jawa Timur sana
lama kelamaan hawa dingin dan jadi pemandangan puncak,asik juga
sampai ke Lembang juga,sesaat gue berhenti untuk makan sate maranggi,cicipin sate yang katanya khas Purwakarta



Ternyata rasa satenya masih enak sate madura,hahaha
setelah puas gue melewati daerah-daerah yang nyaman banget,meskipun agak-agak ramai jalanannya
terus ngikutin peta tak terasa udah sampai di perbatasan Subang dengan view kebun tehnya



Sebenarnya pengen ngopi bentar,tapi takut kemaleman,akhirnya tetep tancap gas
terus meskipun jalak berkelok dan harus saling salip dengan kendaraan lain
speed tambah kenceng,yang ternyata gue makin ke sana makin di jalanan seperti pegunungan
di tambah tanpa penerangan jalan dan lampu komeng yang masih kuning
di situ gue berniat akan tambah lampu sorot terlebih untuk touring di jalur semacam ini
singkat cerita,akhirnya setengah 8 malam gue sampai di pusat kota Purwakarta
gue berhenti sejenak dan cekrek.

Purwakarta Yang Temaram

Setelah itu belok kiri menuju jalan Raya Cikampek
gue berhenti dan makan soto madura,hahaha seharusnya di sini ya gue makan sate marangginya



Setelah itu seperti biasa,gue gas motor 70-80km ke arah Jakarta
yang pada akhirnya sesampai di rumah gue jam 21:40 dengan selamat tanpa kekurangan satu apapun
Alhamdullilah

Bensin Tangerang Selatan - Bandung (via Jonggol) : Rp 57,000.00
Bensin Bandung - Tangerang Selatan (via Lembang) : Rp 72,000.00


Right menu
Tag Cloud