Armin
Armin
Full Stack Developer System Administrator SEO Specialist Content Writer
Armin

Blog

Jalan-jalan ke Pantai Tanjung Pasir Tangerang

Jalan-jalan ke Pantai Tanjung Pasir Tangerang

Udah telat nih sebenarnya,ini cerita pas lebaran kemarin Hari Raya Idul Fitri 1436H
di tahun 2015 yang jatuh pada jumat 17 Juli,tahun ke 3 gue nggak pulkam
merayakan idul fitri sama istri tercinta,di tambah dengan buah hati si jagoan gue
ini lebaran ke-2 baginya

Sebenarnya coretan ini cuma tanggapan gue aja atas pantai tanjung pasir
karena emang cerita ini udah 3 bulan lalu pas lebaran

Gue inget banget,setelah salam-salaman sama tetangga di sini
mereka ngajak gue dan keluarga rame-rame motoran ke tanjung pasir,berdasar informasi di gugel
yang gue tau pantai utaranya Tangerang meskipun sepintas nggak se-menarik ancol
okelah kita berangkat,lagi ngapain juga lebaran wayah gitu di rumah bae,elah...

Berapa tahun ini gue banyak tinggal di tempat yang bukan di kantong kebudayaan asli
dulu,di grogol rumah bude,lalu di apartemen rajawali waktu ngekos
(haha itu lingkungan apartemen seperti kalcit kalau sekarang)
lalu di kelapa gading,kemudian di kota wisata cibubur,sampai akhirnya sempet di Alam Sutera untuk waktu yang agak lama.

Balik lagi,selama perjalanan gue banyak ngelewatin perkampungan maupun jalan raya
yang mana jadi jalur hilir-mudiknya warga asli Tangerang
seru ya,bisa sekeluarga motoran rame-rame ke keluarga lainnya yang masih 1 kota
gue jadi ngerti budaya warga asli sini kalau lebaran,banyaknya yang langsung ketupatan sambil makan laksa tangerang.

Atau,setelah silaturahmi ke keluarga besar,1 keluarga besar itu rame-rame ke obyek wisata
kalau gue dulu di Surabaya om-tante-nenek-ibu-sepuu gue langsung ke kebun binatang
sedang warga tangerang ke pantai tanjung pasir ini
sesampai gue di penangkaran buaya (ini gue baru tau) udah mulai terasa macet
kiri-kanan seperti pedagang di pantai kenjeran,berjualan krupuk ikan,ikan asin,ikan asap hasil laut sekitar sini
dan sesampai di titik-titik penyeberangan menuju salah 1 gugusan kepulauan seribu
kalau dari tanjung pasir ada pulau pari dan untung jawa.

Ternyata area ini di kelola oleh TNI Angkatan Laut,banyak anggota marinir dan kopaska
berjaga di pos pintu masuk,yang HTM nya di charge seharga Rp 25.000 + Rp 10.000
itu sudah termasuk parkir motor dan masuk kami bertiga dan motornya tentu saja
yang gue sayangkan adalah fasilitas jalan raya menuju lokasi.

Sesampai di sana,ya biasa aja sih,maaf-maaf pantainya pasir hitam yang panas
ramai,pengelola tidak menyediakan sarana berupa pepohonan yang sejuk
oh iya,artikel ini di tulis 2015 ya,dimana pengalaman penulis pas 17 juli 2015
tapi nggak tau,kalau ada pengunjung blog ini baca di tahun 2019 atau 2035 :))
banyak sampah bertebaran,karena minimnya tempat sampah,di tambah air lautnya keruh

Penjual makanan di sana,masih manusiawi,meskipun ini momen lebaran
untuk ikan bakar masih di kisaran normal 25ribu-35ribu
terus terang kami bete,dan pamit meninggalkan rombongan untuk pulang terlebih dulu
sewaktu kami menuju gerbang,ya Tuhan,baru ngeh ternyata hampir se-Tangerang liburan ke sini
terutama pengen nyebrang ke pulau pari sama untung jawa itu kali ya,hahaha
kami bermacet-macetan untuk jarak tempuh 6km dengan durasi stuck sampai hampir 90menit!!!
iya,jadi kami keluar jam 13:14 baru bebas macet itu di 14:39.

Dalam perjalanan pulang,gue ngerasa 1 kelegaan,ada 1 momen yang bener-bener bikin gue
inilah diri gue sebenarnya,gue banyak kehilangan dan sulit move on untuk waktu yang cukup lama
gue banyak mengalami hal pahit,yang di karenakan oleh ulah gue sendiri,ya karma gue memang
setidaknya,saat gue kehilangan dan menderita,asal gue berhasil menemukan diri gue sendiri
gue merasa menang,gue bisa berbesar hati.

You know what? gue nggak seberuntung 2-3tahun lalu,saat itu di saku gue uang cash cuma tersisa 78ribu
dan di ATM mandiri gue cuma tinggal 150ribu,itu juga kepotong administrasi,hahaha
oh iya 1 lagi,bahwa motor yang gue pakai saat itu hingga saat gue nulis ini
gue pakai motor honda scoopy yang aslinya fasilitas pinjaman karena kasian dari kantor dita
jadi gue cuma punya uang total 178ribu,udah Alhamdullilah banget
keluarga masih lengkap,teman kerja,sehat,selamat,menjadi manusia bebas,meskipun gak bebas secara finansial
tapi bebas menentukan arah dan tujuan gue sendiri,untuk apa gue hidup dan untuk siapa.

Add Comment