Armin
Armin
Full Stack Developer System Administrator SEO Specialist Content Writer
Armin

Blog

Pertemanan Yang Buka Aib

Pertemanan Yang Buka Aib

Berteman akrab,hingga menjadi sahabat,tak jarang berbagi kesedihan,saling mengenal keluarga satu sama lain
bantu keuangan,bantu jodoh dan partner bisnis atau sekedar teman kerja
lalu pada sebuah kejadian yang sulit di lupakan, satu diantaranya yang juga susah untuk menerima 'perbuatan' temannya itu
menyimpan sebuah dendam,api dalam sekam,begitulah perumpamaannya.

Mempelajari sifat dari orang yang kita kenal adalah sesuatu yang mutlak
karena dengan mengenal mereka,kita tau bagaimana seharusnya kita bersikap
tak ketinggalan,kita harus tau siapa diri kita
dan bagaimana cara dia (teman/sahabat) memandang dan memperlakukan kita.

Tentu kita harus tahu kenapa kita bisa menjalin hubungan pertemanan dengannya
apakah karena demi sebuah tujuan yang sama,apakah partner kerja atau teman sehobi?
dengan menyadari dari pertemuan ini,kita mengharuskan diri sendiri disiplin
agar bisa memilah,membuat batasan-batasan tertentu
katakanlah teman kerja,buatlah jarak dan jangan mencampurkan hal pribadi
dengan partner pekerjaan,jangan mudah bercerita tentang latar belakang dan masalah keluarga.

Jika pertemanan kita di awali karena hobi,kita harus benar-benar fokus
dan merubah mindset bahwa si A temen dari komunitas balap ngesot (misal)
adalah teman bermain,artinya jika menganggap istri adalah rumah
si A ini adalah teman bermain,layaknya playground
kotor boleh,tapi habis kotor-kotoran ya harus di bersihkan.

Seringkali kita melihat terutama di sosmed
banyak sekali orang yang tadinya berteman,tiba-tiba jadi adu cocot
di tambah saling buka aib,dari sini gue mikir
sebahaya itu ya pertemanan jaman sekarang
di lain kasus ada juga orang yang bisa membunuh yang tadinya teman
hanya karena hal-hal sepele,cuma karena ledek-ledekan yang mana
hal ini wajar bagi sesama teman (asal gak ngeledek parah ya).

Hutang lagi,lain cerita,kalau udah urusan duit,lebih baik di jaga deh
punya temen yang berani bawa nama kamu buat ngajuin pinjol
atau temen yang pinjem kartu kredit,terus minjem duit skala besar mending jangan
lebih baik memberi uang yang semampu kita
ketika teman kita butuh uang,dari pada kita meminjamkan dia uang
yang justru buat dia gak bisa bayar,sedangkan hubungan kita jadi rusak.

Add Comment