Armin
Armin
Full Stack Developer System Administrator SEO Specialist Content Writer
Armin

Blog

Orang Ketiga dan Kesetiaan

Orang Ketiga dan Kesetiaan

Sebenarnya udah dari lama gue pengen bahas ini,cuma karena gue pribadi
agak geli bahasnya haha terlalu mellow lah,terlalu lebay lah,atau males bahas segala kebucinannya
eh iya,tulisan gue ini dalam perspektif orang married ya
jadi buat yang pacaran/tunangan ini masih kurang relevan
tapi cukup buat jadi bekal nantinya.
ini adalah sebuah link dari blog orang yang bikin gue pengen nulis tentang marriage lagi

annisast.com/2017/04/selingkuh.html

Ada yang menarik bagi gue di artikel tersebut
bahwa si penulis,dari awal penulisan sampai akhir
hampir sama sekali tidak melakukan judgement pada para pelaku selingkuh
bahkan ada 1 artikel khusus yang berjudul 'pelakor'
dari sekian banyak gue blog walking,dengan beberapa kategori artikel orang
gue selalu nemu yang ada 'celah' nya untuk tidak setuju
tapi di blog itu,gua nyaris setuju semua
karena ya itu,yang lagi-lagi dia masih bijaksana di 2 sudut pandang

source pict : infidelityrecoveryinstitute.com

Manusia Tidak Pernah Merasa Cukup

Saat kita menikah,dalam keyakinan apapun,ada janji dan sumpah terucap di sana
janji setia,janji bersama dalam suka dan duka,janji menerima kekurangan-kelebihan suami/istri
tapi kenapa ada yang berani selingkuh? terutama dengan mantan?
yaaah namanya manusia mas/mbak,gue-elo-mereka juga ada sisi lemahnya
gue nggak akan menyalahkan setan dalam diri (yang salah kita kok gampang banget meng-kambing hitamkan setan)
gue juga nggak mau njajan(bukan gak modal) tapi gue jaga diri dan istri gue dari resiko penyakit menular.

Saran terbaik dari gue yang pernah kejebak dengan 'si tersayang'
untuk kalian yang sudah terjebak dengan 'perasaan aneh' ini
please....ada 1 pepatah yang selalu gue inget dan jadikan prinsip
Don't shit where you eat,play and sleep
jangan ada affair dengan teman kerja,yang bisa mengganggu karir
inget,meskipun lu bos kalau lu affair dengan PA lu sendiri
sama aja lu menjual saham perusahaan lu dengan harga setara (maaf) 'wisata lendir'
apalagi cuma karyawan biasa,JANGAN SAMPAI AFFAIR DI LINGKUNGAN KERJA
(baik itu client,mitra perusahaan,JANGAN!!)
sekali lagi inget,itu piring nasi anak-bini kau,masa depan pendidikan anak anda
jangan juga dengan tetangga [apalagi saudara ipar,sumpah ini sih goblok] dimana itu adalah lingkungan rumah
dan jangan dengan teman / club se-hobi,rawan bongkar-bongkaran aib
semenarik gimana rekan kerja gue itu dan se-langka apa peluang yang gue dapat
gue selalu berhasil dan akan terus berhasil untuk menghindari peluang itu.

Manusia,mau sampai kapanpun tidak akan pernah merasa cukup dengan apa yang di miliki
mau secantik apapun istrinya,ngeliat yang lebih cantik tetep tergoda
mau senyaman dan segagah apapun suaminya,tetep,seorang istri bisa saja tertarik dengan laki-laki lain
tinggal kadar tertariknya itu aja,dia bisa limitasi apa nggak.

Gue pernah punya side job sebagai pengantar obat (khusus kalau hari libur dan afterhour)
ke apotek seorang ibu-ibu paruh baya,yang menurut gue masih cantik,tepatnya ayu alami loh
ngerti kan maksud gue,orang yang masih cantik di usia 45 kan rata-rata make over abis ya
tapi ini masih awet muda keliatan natural dan inner beauty nya kerasa banget
sampai akhirnya gue dekat (nggak,bukan gue ada affair sama dia,it's not a sex story dude)
singkat cerita dia curhat,tentang kedekatan dia dengan sahabat SMA nya yang baru tahun lalu reuni
dan ibu joanna (bukan nama sebenarnya) yang anggun,kalem,bersahaja ini udah baper sama teman lamanya
see,baper bisa menyerang siapapun,yang perlu kita luruskan,baper belum tentu cinta ya
karena cinta terlalu dalam maknanya apalagi untuk di sangkut pautkan dengan hal se-instan ini
butuh waktu hampir 2 bulan bagi gue untuk membantu ibu joanna agar bisa mengkontrol perasaan ini
dan mengembalikan perasaan 'istimewa' itu pada yang seharusnya
gue juga kenal suaminya dimana saya nggak liat kekurangan suaminya (minjem kalimat mbak anisa di blognya)
meskipun bukan soal ranjang juga kekurangan si suami bu jaoanna itu
karena gue udah meminta bu joanna untuk jujur sama gue apa yang beliau rasain saat dia curhat,dan gue percaya
lalu kenapa bu joanna baper? nggak tau broo,dalam kasus ini kita gak bisa nyalahin siapapun
termasuk setan yang hobinya menyesatkan,termasuk pribadi yang katanya kurang iman
(ini kan yang seringkali di pake buat judge orang,gak usah bawa-bawa ini,karena gue gak open discuss di ranah itu).

Dan lagi,bagi orang tertentu memang meng-klasifikasikan permasalahan dan curahan hatinya sesuai porsinya
spesifiknya gini,ada seorang pria yang super sibuk dengan pekerjaannya yang di area abu-abu
di mana dia harus menyembunyikan istrinya,orang yang di cintainya,untuk tetap safe di rumah
sedang bagaimanapun dia juga punya kebutuhan biologis yang harus di penuhi dan tetap dengan harus 1 orang wanita
yang menurutnya kuat,tangguh dan cocok untuk selalu di sisinya di pekerjaannya yang abu-abu ini
jadi memang gak selamanya selingkuh itu merugikan,apalo apalo apalo,pembenaran lagi kah gue?? hahaha

Kesimpulan

T : Oke jadi kesimpulan dari artikel lo yang muter-muter bikin gue pusing ini apa?
J : Kalau lu bukan korban atau pelaku perselingkuhan apalagi orang ketiganya,mind your own business

T : Itu doang? dangkal banget
J : Ya,kecuali lo adalah 1 dari 3 peran di atas
kalau lo yang selingkuh,sebaiknya jadikan pengalaman lo sebagai keberuntungan bahwa
masih ada kesempatan kedua untuk segera memperbaiki hubungan dengan pasangan sah lo
kalau memang niat lo serius dengan orang ketiga lo,gue nggak bisa kasih saran apa-apa
karena balik lagi seperti di atas ini sudut pandang dari pelaku yang hanya ingin 'belajar'
dari selingkuhan dan sebagai penengah hubungan terlarang

kalau lo jadi orang yang ke-tiga,sebaiknya jangan di terusin
hubungan kalian nggak akan berakhir bahagia,meskipun akan segera meresmikan
banyak kasus orang selingkuh hanya pelarian,dan mindsetnya lo hanya menginginkan sesuatu [uang?] darinya
setelah misi pelariannya selesai,dia akan kembali ke cinta sejatinya
karena itu tadi,dia merasa sudah saling melengkapi akan kebutuhan yang sementara itu.

kalau lo yang di selingkuhi..(emm...ini yang gue bingung,amit-amit gak pernah di selingkuhi soalnya)
inget pepatah ini aja "how people treat you is their karma,and how you react,is yours" buddhis quote

T : Ada lagi?
J : Perselingkuhan,siapapun yang mulai,salah satunya pasti ada yang pake perasaan
dan lo tau,perasaan itu sulit di atur,sepinter apapun orang,kalau udah baper udah pasti bego bawaannya.

 

Add Comment